Hey! Duh, harusnya saur nih karena sekarang ituuuu lagi bulan Ramadhan. Hiks puasa dong ya hmmm.
Gapapalah ya. Ibarat sambil menyelam minum air. Sekalian gituuuu hahaha.
Btw, malam ini, eh pagi deh, gue lagi bahagia. Entah sih bahagia banget atau bahagia aja. Sing penting bahagiak lah pokoknya wkakak.
Mau tau cara gue mengutarakan kebahagiaan?
Yaaa begini, nulisss. Sebenernya sih mau bahagia atau sedih, kebiasaan gue ya nulis. Bagaiamana pun suasana hati, asal mood gue akan nulis. Beda yaa berarti suasana hati sama mood. Ehhh apa gimana si? Ya gitu dah pokoknya wkwkwk.
Kalo kalian baca sampe kelar tulisan ini, mungkin kalian akan mikir 'sok puitis ah', 'gak cocok dah puitis begini', atau 'kurang nih kurang. Yaaa terserah sih, tapi ya emang begitu adanya. Gue pikir, "yang penting nulisnya dari hati heheheh."
Jadi next bagi yang fine2 aja sama tulisan gue, maka kalian akan banyak menemukan tulisan macam begini.
Mulai aja kali yaa...
Jadi ini yang buat gue bahagia.
Ini untuk kamu, Rindu. Kenapa rindu? Yaa karena emang lagi rindu hehehe.
Hai Rindu.
Apa kabar?
Katanya kau telah bekerja?
Syukurlah, aku sangat lega.
Impian dalam doamu Tuhan jabah.
Terbukti hasil tak mekhianati usaha.
Entah kenapa aku turut bahagia.
Tak sia-sia kau hiraukan aku demi cita-cita.
Rindu, aku turut berbahagia.
Jalanmu untuk membahagiakan ibu lekas terbuka.
Hingga kau tak lagi menyimpan rasa tak ber-asa.
Dan mulai membalas kasihnya yang tiada tara.
Aku turut berdoa pula.
Semoga kau dan aku masih terpaut menjadi kita.
Rasanya ingin sekali menemani berjalan jikalau bisa.
Hingga segalanya terwujud sebagai tujuan sempurna.
Namun, aku sadar.
Mungkin bukan kini waktunya.
Mungkin kelak dalam penantian nyata.
Dan mungkin pengharapan akan indah pada masanya.
Berjuanglah, Rindu.
Kupastikan kau tak sendirian ketika lelah menyerang.
Ingat untuk selalu menoleh ke belakang.
Lihatlah sosok ciptaan Tuhan berdiri dengan sejuta keajaiban.
Dariku, di lubuk hati terdalam.
YHAAAAAAAAA. HHHHHHHH
Udah lama gak nulis jadi ngaco begitu. Maafin deh ya.
Ketemu lagi di journal berikutnya. Kalau ada kurang2 bisa kasih kritik/saran di kolom komentar. Teqiiiiiiiiii mwah!
Gapapalah ya. Ibarat sambil menyelam minum air. Sekalian gituuuu hahaha.
Btw, malam ini, eh pagi deh, gue lagi bahagia. Entah sih bahagia banget atau bahagia aja. Sing penting bahagiak lah pokoknya wkakak.
Mau tau cara gue mengutarakan kebahagiaan?
Yaaa begini, nulisss. Sebenernya sih mau bahagia atau sedih, kebiasaan gue ya nulis. Bagaiamana pun suasana hati, asal mood gue akan nulis. Beda yaa berarti suasana hati sama mood. Ehhh apa gimana si? Ya gitu dah pokoknya wkwkwk.
Kalo kalian baca sampe kelar tulisan ini, mungkin kalian akan mikir 'sok puitis ah', 'gak cocok dah puitis begini', atau 'kurang nih kurang. Yaaa terserah sih, tapi ya emang begitu adanya. Gue pikir, "yang penting nulisnya dari hati heheheh."
Jadi next bagi yang fine2 aja sama tulisan gue, maka kalian akan banyak menemukan tulisan macam begini.
Mulai aja kali yaa...
Jadi ini yang buat gue bahagia.
Ini untuk kamu, Rindu. Kenapa rindu? Yaa karena emang lagi rindu hehehe.
Hai Rindu.
Apa kabar?
Katanya kau telah bekerja?
Syukurlah, aku sangat lega.
Impian dalam doamu Tuhan jabah.
Terbukti hasil tak mekhianati usaha.
Entah kenapa aku turut bahagia.
Tak sia-sia kau hiraukan aku demi cita-cita.
Rindu, aku turut berbahagia.
Jalanmu untuk membahagiakan ibu lekas terbuka.
Hingga kau tak lagi menyimpan rasa tak ber-asa.
Dan mulai membalas kasihnya yang tiada tara.
Aku turut berdoa pula.
Semoga kau dan aku masih terpaut menjadi kita.
Rasanya ingin sekali menemani berjalan jikalau bisa.
Hingga segalanya terwujud sebagai tujuan sempurna.
Namun, aku sadar.
Mungkin bukan kini waktunya.
Mungkin kelak dalam penantian nyata.
Dan mungkin pengharapan akan indah pada masanya.
Berjuanglah, Rindu.
Kupastikan kau tak sendirian ketika lelah menyerang.
Ingat untuk selalu menoleh ke belakang.
Lihatlah sosok ciptaan Tuhan berdiri dengan sejuta keajaiban.
Dariku, di lubuk hati terdalam.
YHAAAAAAAAA. HHHHHHHH
Udah lama gak nulis jadi ngaco begitu. Maafin deh ya.
Ketemu lagi di journal berikutnya. Kalau ada kurang2 bisa kasih kritik/saran di kolom komentar. Teqiiiiiiiiii mwah!
Komentar
Posting Komentar